Top.Mail.Ru
empty
 
 
27.04.2026 10:17 AM
Pasar memecahkan kodenya: kenaikan dipicu oleh AI, bukan geopolitik

Bagaimana mungkin S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru di tengah gencatan senjata rapuh di Timur Tengah? Semakin lama Selat Hormuz tetap ditutup, semakin tinggi harga minyak — dan semakin besar risiko stagflasi, sebuah kondisi yang sangat merugikan bagi pasar saham. Lalu mengapa indeks saham yang luas ini justru naik? Sebenarnya, para investor sedang mengajukan pertanyaan yang keliru.

Sejak pecahnya konflik di Timur Tengah, 118 saham dalam S&P 500 telah memasuki wilayah koreksi — turun 10% atau lebih. Itu termasuk perusahaan-perusahaan yang terekspos pada harga komoditas, baik energi maupun aluminium. Sebaliknya, 82 saham naik 10% atau lebih, dan sebagian besar terkait dengan artificial intelligence. Jika Magnificent Seven dikeluarkan dari kapitalisasi pasar indeks tersebut, nilai indeks secara keseluruhan justru akan turun.

Kinerja indeks saham AS

This image is no longer relevant

Versi equal-weighted dari S&P 500 bergerak kurang lebih sepelan MSCI global ex-US. Namun, dalam istilah absolut, indeks broad tersebut telah naik sekitar 4% sejak konflik dimulai, dan Nasdaq Composite menguat sekitar 8%.

Dengan demikian, kekhususan pasar AS merupakan hasil dari segelintir perusahaan yang terkait dengan AI. Pertanyaan yang relevan adalah apakah sedang terbentuk bubble AI — bukan mengapa ekuitas naik selama gencatan senjata yang rapuh.

Bank of America memperingatkan bahwa risiko bubble bersifat material. Kita melihat pola yang menggemakan krisis dot-com. Nasdaq 100 telah naik dalam 14 dari 16 hari perdagangan terakhir bersamaan dengan peningkatan realized volatility — sebuah anomali. Volatilitas biasanya turun selama pasar bullish.

Dinamika forward P/E

This image is no longer relevant

Belakangan ini para investor menerima penurunan tajam valuasi fundamental di sektor teknologi, termasuk penurunan forward P/E, bersamaan dengan kinerja laba perusahaan yang mengesankan. Panduan laba dan pendapatan yang sangat kuat dari Intel, misalnya, tidak hanya mendorong kenaikan harga sahamnya sebesar 24% tetapi juga ikut mengangkat seluruh pasar.

This image is no longer relevant

Pekan menjelang 1 Mei akan menjadi periode yang menentukan. Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Meta Platforms akan melaporkan kinerja mereka. Secara keseluruhan, nilai perusahaan-perusahaan ini sekitar $16 triliun, kira-kira seperempat dari kapitalisasi pasar S&P 500. Jika kinerja raksasa teknologi tersebut tidak mampu membenarkan rekor tertinggi indeks, pasar berpotensi menghadapi gelombang aksi jual.

Secara teknikal, grafik harian menunjukkan bahwa S&P 500 telah menembus zona konsolidasi dan menguat di atas nilai wajar di 7.110, yang kini menjadi level support kunci. Breakout yang meyakinkan di atas pivot di 7.165 akan meningkatkan probabilitas kelanjutan rally dan dapat membenarkan penambahan posisi beli yang sudah ada pada indeks yang luas ini.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Igor Kovalyov
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $1000 lebih banyak!
    Pada April kami mengundi $1000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback