Analisis Trading dan Tips Trading Mata Uang Euro
Uji harga di 1,1835 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak di bawah garis nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk melakukan penjualan euro. Hasilnya, pasangan tersebut turun sebesar 30 pip.
Kemarin, Empire Manufacturing Index, yang mencerminkan aktivitas bisnis di Negara Bagian New York, naik tajam dan melampaui perkiraan para ekonom. Ini menjadi sinyal positif bagi dolar. Banyak pihak memperkirakan tren penguatan dolar bisa berlanjut jika laporan-laporan ekonomi baru dari AS terus mengonfirmasi kuatnya perekonomian Amerika.
Peristiwa ekonomi pada pagi ini akan berfokus pada consumer price index (CPI) Prancis. Data CPI Prancis biasanya berada dalam perhatian para trader, tetapi sering kali hanya berdampak kecil pada pasar mata uang. Hanya perbedaan yang kuat dari perkiraan, baik melebihi maupun jauh di bawah nilai yang diharapkan, yang dapat memicu respons langsung di pasar valuta asing. Jika tingkat inflasi melampaui ekspektasi, hal ini dapat meningkatkan kekhawatiran akan bangkitnya kembali kenaikan harga. Sebaliknya, jika angka CPI berada di bawah ekspektasi, yang lebih mungkin terjadi, ini dapat memperkuat posisi European Central Bank terkait kebijakan suku bunganya.
Untuk strategi intraday saya, saya akan lebih berfokus pada penerapan Skenario 1 dan 2.
Skenario Beli
Skenario 1: Saya berencana membeli euro hari ini jika harga mencapai titik masuk di sekitar 1,1854 (garis hijau pada grafik) dengan target kenaikan ke level 1,1879. Pada level 1,1879, saya berniat keluar dari pasar dan menjual euro ke arah sebaliknya, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 pip dari titik masuk. Kenaikan euro hari ini hanya dapat diantisipasi setelah data pasar tenaga kerja yang kuat. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario 2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1835 ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 1,1854 dan 1,1879.
Skenario Jual
Skenario 1: Saya berencana menjual euro ketika level 1,1835 (garis merah pada grafik) tersentuh. Targetnya adalah level 1,1813, di mana saya berniat keluar dari pasar dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini hari ini akan kembali jika laporan-laporan yang dirilis lemah. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario 2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika harga dua kali berturut-turut menguji level 1,1854 sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 1,1835 dan 1,1813.
Gambaran Umum Grafik
- Garis warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.
- Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.
- Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.
- Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.
- Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.
Tips Penting untuk Trader Forex Pemula
- Bagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar.
- Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian bagi trader forex intraday.