Ulasan Trading dan Strategi Trading Yen Jepang
Pengujian level harga 158.68 terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak naik dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar dan menghasilkan kenaikan lebih dari 40 poin.
Risiko dari intervensi mata uang—atau implementasinya yang nyata—tidak dianggap penting saat ini, karena yen telah mengalami penguatan yang signifikan terhadap dolar AS sejak hari Jumat lalu. Pergerakan ini, yang bertolak belakang dengan harapan banyak analis, menunjukkan adanya penilaian ulang yang mendasar mengenai pernyataan yang dibuat oleh perdana menteri Jepang terkait dengan lemahnya yen. Meskipun terjadi penurunan yang tajam pada pasangan USD/JPY dalam jangka menengah, hal ini menciptakan tingkat ketidakpastian yang tinggi, menyulitkan pengambilan keputusan untuk perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional serta para investor yang ingin memperluas diversifikasi portofolio mereka. Hanya setelah situasi kembali tenang, perencanaan untuk masa depan bisa dimulai; saat ini, pasar masih rentan terhadap manipulasi dan pengaruh spekulatif.
Selanjutnya, perhatian akan difokuskan pada data pesanan barang tahan lama di AS. Laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai stabilitas sektor industri serta rencana investasi dari perusahaan. Para ahli akan menganalisis dengan seksama baik angka keseluruhan maupun pesanan yang tidak melibatkan sektor transportasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang tren yang ada. Selain itu, aspek geopolitik dan risiko penutupan sebagian pemerintah AS pada 31 Januari juga perlu diperhatikan.
Untuk strategi intraday, saya akan terutama mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan No. 2.
Sinyal Beli
Skenario No. 1:
Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY ketika harga mencapai level masuk sekitar 153.98 (garis hijau tipis pada grafik), dengan target kenaikan menuju 154.96 (garis hijau tebal pada grafik). Di sekitar 154.96, saya akan keluar dari posisi beli dan membuka perdagangan jual ke arah sebaliknya, dengan tujuan pergerakan 30–35 poin dari level tersebut. Kelanjutan tren mendukung ekspektasi untuk kenaikan lebih lanjut. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari situ.
Skenario No. 2:
Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 153.25 sementara indikator MACD berada di wilayah oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan pasar yang bullish. Dapat diharapkan pergerakan menuju level berlawanan 153.98 dan 154.96.
Sinyal Jual
Skenario No. 1:
Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah terjadi penembusan di bawah level 153.25 (garis merah pada grafik), yang akan menyebabkan penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah 152.51, di mana saya akan keluar dari posisi jual dan segera membuka perdagangan beli ke arah sebaliknya, dengan tujuan rebound 20–25 poin dari level tersebut. Tekanan pada pasangan ini diperkirakan akan bertahan sepanjang hari. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari situ.
Skenario No. 2:
Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 153.98 sementara indikator MACD berada di wilayah overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan menyebabkan pembalikan pasar yang bearish. Dapat diharapkan penurunan menuju level berlawanan 153.25 dan 152.51.
Penjelasan Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
- Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
- Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold
Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.